14-07-2010 11:06:18

Press Release JFC 9

Sejak JFC diselenggarakan di kota Jember sebagai " World Fashion Carnival " telah banyak mempengaruhi dan memotivasi pertumbuhan industri kreatif maupun budaya kreatif.

JFC berupaya menggali, mengolah dan memberdayakan Sumber Daya Manusia dari sisi kreatif untuk lebih maju dan optimis menghadapi tantangan Global yang menempatkan kita pada zona kritis dimana kita dipaksa berfikir, melihat masa lalu,saat ini dan memprediksi masa yang akan datang, agar kita menjadi lebih kompetitif dan siap bersaing sacara Global.

JFC 9 dengan tema " WORLD TREASURE " akan mengungkap keberadaan fenomena alam dan peradaban budaya masa lalu, masa sekarang dan yang akan datang. Jika diolah kembali dapat menjadi kekayaan dan sumber inspirasi yang tak ternilai.

8 Agustus 2010, Jember, Jawa timur, Indonesia kembali menjelma menjadi kota karnaval dunia disepanjang catwalk 3,6 km dan didukung sekitar 600 peserta dengan kostum,make up, koreografi ,tata warna ,karakter, stage, live & ilustrasi musik dengan formasi Fashion Runway, dance dan theatrikal, menjadikan JFC satu-satunya karnaval yang terunik,fantastik,spektakuler dan amazing di dunia dengan dihadiri ratusan ribu penonton, ribuan media, photographer dan observer yang menjadi saksi lahirnya karya anak bangsa yang berhasil mewujudkan mahakarya kreatif berkelas dunia sebagai imajinasi bagian dari keajaiban dunia.

" WELCOME to JEMBER, THE WORLD CARNIVAL CITY "

DREAM SKY -Dengan berawakkan JFC Marching Band, membawa kita bermimpi dan bercita-cita seluas dan setinggi langit. Langit mengajarkan kita, ada siang dan malam, terdapat langit diatas langit, bintang diatas bintang. Dengan koreografi dan konsep Stage Performance serta tata warna yang fantastik, JFC Marching Band akan membelah lautan manusia dengan ilustrasi musik yang spektakuler sebagai opening defile.

TORAJA-Tiap tahun JFC mengangkat salah satu daerah di Indonesia. Tahun ini Sulawesi Selatan menjadi perhatian kita. Arsitektur rumah Toraja diterapkan dalam struktur rancangan kostum.. Ritual Pemakaman Toraja makin meyakinkan kita bahwa Toraja bisa menjadi inspirasi etnik dan trend fashion dunia..

BUTTERFLY -Dari kupu-kupu kita belajar makna kehidupan yang sebenarnya. Andai kita kupu-kupu, renungkan saat menjadi ulat,kepompong kemudian kupu-kupu. Tak pernah setitikpun proses metamorphosis tak berguna bagi kehidupan. Ketika menjadi ulat akan menjadi makanan burung, ketika menjadi kepompong akan menjadi selembar kain sutera dan ketika menjadi kupu-kupu berperan bagi kehidupan lingkungan disekitarnya.

THAILAND -Mengingatkan kita tentang Negara yang gemerlap dengan cahaya dan detail menakjubkan. Pagoda bertebaran dimana-mana menjulang seakan membelah angkasa, itulah keajaiban yang menjadi bagian Thailand sebagai negeri sejuta pagoda yang tidak pernah ditemukan dibelahan bumi manapun dengan the Royal Palace.

CACTUS -Tuhan sangat luar biasa dalam menciptakan segala yang tumbuh ke permukaan bumi, tangkainya tumbuh lurus menjulang, membias, membentang dan meliuk.dengan kulit penuh duri dan detail warna yang langka.

KABUKI -Sebuah pertunjukan yang diperagakan bagai boneka diam yang tak dapat bicara. Kabuki menjadikan Negara Jepang memiliki sebuah pertunjukan yang membangunkan imajinasi semua orang didunia bahwa kekayaan sebuah Negara adalah perjuangan memaknakan tradisi yang pernah diciptakan pada abad jauh sebelumnya.

MONGOL -Awalnya banyak korban berjatuhan sampai ratusan ribu nyawa, Satu persatu mereka terus berjuang dengan tombak ditangan. menyusun strategi mempertahankan kejayaannya. Kini semua adalah kenangan yang membuat mongol menjadi bagian dari sejarah dunia yang bisa memperkuat keberadaan sebuah Negara yang kaya akan peradaban.

APOCALYPSE -Belakangan menjadi pembicaraan dunia karena ramalan suku mayanya. Jika kita gali peradaban masa itu kreatifitasnya sangat menakjubkan. Terbukti dengan peninggalan yang tak masuk akal jika kita fikirkan di kondisi sekarang bahkan membuat kita terus bertanya ternyata kreatifitas telah ada ribuan tahun yang lalu, dan menempatkan kita sebagai orang yang harus mampu memprediksi jauh kedepan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

VOYAGE -Defile kesembilan akan mengajarkan sejarah kelautan yang merupakan pembuktian bahwa bumi itu bulat adalah ketika Christoper Colombus berhasil mengarungi lautan luas dalam perjalanan mengelilingi dunia. Dan kini tidak dapat dipungkiri kita telah bergantung pada technologi yang akhirnya nanti akan membawa kita pada keterbatasan sumber daya alam dan kita akan kembali pada pola lama. baik dari segi struktur, fungsi maupun kemasan.

CLOSING Defile adalah Guest Arrival Team dan seluruh Event Organizer JFC dengan koreografi" SEE YOU JFC-10 ".

JFC 9 sarat dengan pesan dan pemikiran yang kita harapkan dapat menjadi inspirasi kedepan dan kemasannya dapat dinikmati warga Dunia dan menjadikan Jember sebagai trend Fashion dunia.

Kami sangat berterima kasih untuk kerjasama rekan media & photographer dan semua pihak untuk berkarya dalam karnaval berkelas dunia. Karena karya kita tidak hanya menjadi berita atau wacana, tapi menjadi sejarah dunia.

Sampai jumpa 8 Agustus 2010, pukul 12.00-17.00 di catwalk 3,6 km
sepanjang Jalan Sudarman ( Central Park ) - Gajah Mada - Sport Hall Jember.


Jember, 1 Juli 2010



Ttd
Dynand Fariz
(Presiden JFC)


 

 

 

 

Jember Fashion Carnaval :: Official Website