2008-07-03 02:43:29

PRESS RELEASE JFC - 7

Visit Indonesia 2008. JFC ( Jember Fashion Carnaval ) melalui Road show Nasional dan Internasional diharapkan menjadi magnet dunia sekaligus Icon Karnaval Indonesia yang berkelas dunia. Welcome to JFC “ World Fashion Carnival “ diselenggarakan Minggu 3 Agustus 2008 dengan tema utama “ World Evolution “ yang menginspirasikan perubahan bumi karena tingkah laku manusia yang tak terkendali. Terbagi dalam 9 defile .

JFC Marching Band.Tampil perdana sebagai Opening Defile dengan konsep berbeda dengan marching band lain.Kostum non-uniform dengan konsep “Fashion and Dancing ” “ Sebagai inovasi baru yang berorientasi Internasional Performing Art.

Archipelago Papua. Kekayaan seni budaya Papua sebagai defile “ Welcome to Indonesia “ di kemas dengan konsep inovatif dalam nuansa neoheritage yang harus dilestarikan dan dikembangkan ke dunia Internasional dengan presentasi modern , atraktif dan dinamis.

Barricade. Kecemasan dan ketakutan ancaman yang datang dari dalam maupun luar bisa menghinggapi siapa saja, tak perduli pribadi, kelompok, golongan bahkan negara . Mereka perlu membentengi diri untuk menghilangkan berbagai ancaman agar hukum ditegakkan untuk kebenaran dan keadilan dengan menciptakan rasa aman dan damai.

Off Earth. Abad 21 telah melahirkan banyak kota Metropolitan di dunia. Manusia hidup di tengah hutan beton gedung pencakar langit . Tak ada lagi hijaunya daun, segarnya alam , kicau burung dan desir angin. Manusia terperangkap di sangkar beton. Bayangkan kalau ini terjadi di Bumi maka kita seakan hidup dalam Bumi yang mati karena tak ada kehidupan alam di dalamnya, karena semuanya serba plastik yang dipengaruhi tekhnologi. Maka kembalikan alamku, kembalikan bumiku agar kita hidup kembali.

Gate - 11. Ruang Tunggu bandara Internasional tempat berkumpul penumpang pesawat udara dengan berbagai tujuan terdiri dari berbagai profesi dan negara. Tak ada permusuhan , mereka menjadi bagian dari penduduk dunia yang cinta damai karena kehidupannya dari waktu ke waktu menjelajahi dunia. Ciptakan perdamaian dan hapuskan perang yang mengakibatkan kesengsaraan dan kemiskinan bagi rakyat banyak di belahan dunia manapun.

Roots. Fisiknya sebagian besar tak tampak di permukaan, menyebabkan perannya diabaikan. Dialah yang mensuplai makanan untuk dahan, ranting, daun dan buah. Menjaga tegaknya dahan dari beban dan terpaan angin. Kebebasanya untuk tumbuh dengan liar , saling menggapai satu dengan yang lain atau menerjang bumi dengan kekuatannya yang luar biasa dan kita harus sadar bahwa membangun sebuah kekuatan harus berasal dari akar yang kuat dan sebaliknya untuk meniadakan kegagalan harus sampai ke akar-akarnya.

Metamorphic. Manusia makhluk mudah berubah sikap, tingkah laku dan pendiriannya. Pada dasarnya manusia baik, jika berbuat jahat pasti karena terpaksa. Agar tetap berbuat baik lepaskan dari kemiskinan dan kebodohan. Sebaliknya manusia jahat bisa berbuat baik pasti karena tidak ada kesempatan, agar mereka tidak berbuat jahat jangan biarkan kesempatan untuk jahat ada. Yang tersulit bagaimana membedakan manusia dengan dua karakter berbeda bagai kutub utara dan selatan. Satu sisi menjadi penolong, di sisi lain menjadi pembunuhnya.

Undersea. Keindahan taman laut adalah fenomena yang tidak pernah terungkapkan di belahan bumi manapun, semakin dalam semakin menakjubkan. Kilau dan perpaduan warnanya bagai kristal yang terhampar di seluruh dasar laut di dunia, termasuk taman laut kita dengan terumbu karang dan ikan hias di Bunaken – Sulawesi Utara dan Raja Empat – Papua . Jangan biarkan tangan manusia yang tidak bertanggung jawab merusak hanya untuk kepentingan komersial belaka tanpa memperhitungkan kelestariannya.

Robotic. Kecanggihan tekhnologi menggantikan peran manusia sebagai tenaga kerja dengan mesin Industri atau robot. Semua tergantung kita bagaimana menyikapi dengan bijaksana dan mencari alternatifnya misalnya meningkatkan kreativitas sumber daya manusia untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif yang tak tergantikan oleh kemajuan tekhnologi secanggih apapun. hanya satu hal yang tidak bisa digantikan oleh robot yaitu lahir, hidup dan mati.

Semua sub tema diatas menjadi inspirasi dan diterjemahkan secara bebas dan kreatif ke dalam desain busana, musik , gerak dan ekspresi sekitar 550 peserta terdiri dari pelajar , mahasiswa dan umum. Mereka umumnya tidak menempuh pendidikan di bidang fashion dan memperoleh pelatihan berbagai ketrampilan serta pembekalan secara gratis selama 6 bulan dan berhak untuk mengikuti kompetisi memperebutkan 75 trophy yang disediakan.

Peserta tampil dengan rancangan sendiri dengan fashion run way dan fashion dance di catwalk berupa jalan raya sepanjang 3,6 km ditonton sekitar 200 ribu. Kegiatan yang dilakukan komunitas remaja ini bertujuan mewujudkan impian menjadikan Jember sebagai” Kota Karnaval Fashion Dunia “ dan pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian rakyat banyak khususnya di sektor industri kreatif.

Terima kasih kepada rekan-rekan jurnalis dan fotographer baik dari media cetak maupun elektronik nasional dan Internasional yang mempublikasikan event JFC 6 sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luas. Berkat liputan JFC 6 yang lalu telah mengantar kami pada spesial journey, antara lain Jamboree Pramuka se Dunia di London, Indonesia Independen days di Mumbay- India , Solo Batik Carnival, Pekan Produk Budaya Indonesia 2008, Tribute to Indonesia 2008 dll.

Jember, 1 Juli 2008

Dynand Fariz

Presiden JFC

 

 

 

 

Jember Fashion Carnaval :: Official Website