History
| 1998 |
Berdirinya Rumah Mode Dynand Fariz sebagai realisasi dari keinginan
sdr. Dynand Fariz sebagai pendidik di bidang fashion tidak hanya
memahami teori saja tetapi juga terjun langsung sebagai praktisi
sehingga tahu persis keadaan di lapangan.
|
| 2001 |
Dimulainya acara Pekan Mode Dynand Fariz dimana seluruh karyawan
selama sepekan harus berpakai sesuai dengan trend fashion dunia
|
| 2002 |
Dimulainya acara pekan Mode Dynand Fariz dengan berkeliling
kampung dan alun-alun Jember . Timbulnya gagasan untuk menyelanggarakan
JFC.
|
| 2003 |
1 Januari 2003 JFC 1 diselenggarakan bersamaan dengan HUT Kota
Jember dengan tema busana CowBoy, Punk dan Gypsy.
30 Agustus 2003 JFC 2 diselenggarakan bersamaan dengan TAJEMTRA
dengan tema busana Arab, Maroko, India, China dan Jepang ( Asia
)
|
| 2004 |
8 Agustus 2004 JFC 3 dengan tema busana Mali, Athena, Brazil,
Indian, Futuristic dan Vintage
Kalau JFC 1 dan JFC 2 EO nya adalah DFC maka mulai JFC 3 dikelola
oleh JFCC
|
| 2005 |
7 Agustus 2005 – JFC 4 . Dipresentasikan dalam 8 Defile dan Pertama kali JFC mengangkat defile
Archipelago sebagai Opening defile dalam setiap penyelenggaraannya.dengan tema Jawa.
Diikuti defile berikutnya yakni Tsunami, Egypt, China, Grandprix, discontruction, England,
Carribean |
| 2006 |
Jember Fashion Carnaval 5 (JFC-5) diselenggarakan Minggu, 6 agustus 2006 di Jember, Jawa
Timur, berorientasi trend fashion dunia (Soft Baroque, Mock Snob, Action Tribes dan Magic
Circus ). dengan tema utama “Anxiety and Spirit of The World”. Yang terbagi dalam 8 defile yakni
Archipelago Bali, Forest,Poverty,Mistic,Jamaica,Underground,Russia,World Cup |
| 2007 |
Minggu, 5 Agustus JFC ( Jember Fashion Carnival ) memasuki penyelenggaraan keenam. Satu visi
ke depan telah dicanangkan untukmenjadikan Jember sebagai “The World Fashion Carnival”
City. JFC tidak saja diharapkan menjadi milik Jember, tetapi juga milik Indonesia bahkan dunia.
Tema utama kali ini “Save Our World” ynag berorientasi pada trend dunia: Human, Vegetal,
Mineral dan Imagination. Terbagi dalam 8 defile yakni Archipelago Borneo, Prison, Predator,
Undercover,Amazon, Chinesse Opera,Anime, Recycle |
| 2008 |
Visit Indonesia 2008. JFC ( Jember Fashion Carnaval ) melalui Road show Nasional dan
Internasional diharapkan menjadi magnet dunia sekaligus Icon Karnaval Indonesia yang
berkelas dunia. Welcome to JFC “ World Fashion Carnival “ diselenggarakan Minggu 3
Agustus 2008 dengan tema utama “ World Evolution “ yang menginspirasikan perubahan
bumi karena tingkah laku manusia yang tak terkendali. Terbagi dalam 9 defile . yakni
Archipelago Papua, Barricade, Off Eart, Gate 11,Roots, Metamorphic, Undersea,Robotic.
JFC Marching Band.Tampil perdana sebagai Opening Defile dengan konsep berbeda
dengan marching band lain.Kostum non-uniform dengan konsep “Fashion and Dancing “
Sebagai inovasi baru yang berorientasi Internasional Performing Art. |
| 2009 |
Tahun Ekonomi kreatif Indonesia dan Visit Indonesia years 2009, memperkuat
keberadaan JFC ( Jember Fashion Carnaval ) sebagai fenomena global Icon Indonesia
untuk karnaval berkelas dunia ,” World Fashion Carnival”. JFC memasuki tahun
penyelenggaran ke 8, diselenggarakan di Jember, Jawa Timur, Indonesia pada Hari
Minggu, 2 Agustus 2009. Tahun ini JFC mengangkat tema utama ,”WORLD UNITY”,
yang berarti satukan dan damaikan dunia. Tema ini merupakan pesan dalam
mengantisipasi segala hal yang berkembang di dunia baik dari masalah sosial, ekonomi,
budaya maupun politik. sekaligus mengingatkan kita akan dampak isu global warming,
krisis pangan dan lain-lain. Terbagi dalam 9 defile yakni dengan Opening defile JFC
Marching band dengan tema perisai, Archipelago Ranah Minang,Upperground,Animal
Plants,Off Life, Hard Shoft,Container, Techno Eth, Rhythm. |
| 2010 |
JFC 9 dengan tema " WORLD TREASURE " akan mengungkap keberadaan fenomena
alam dan peradaban budaya masa lalu, masa sekarang dan yang akan datang. Jika diolah
kembali dapat menjadi kekayaan dan sumber inspirasi yang tak ternilai.
8 Agustus 2010, Jember, Jawa timur, Indonesia kembali menjelma menjadi kota
karnaval dunia disepanjang catwalk 3,6 km dan didukung sekitar 600 peserta dengan
kostum,make up, koreografi ,tata warna ,karakter, stage, live & ilustrasi musik
dengan formasi Fashion Runway, dance dan theatrikal, menjadikan JFC satu-
satunya karnaval yang terunik,fantastik,spektakuler dan amazing di dunia dengan
dihadiri ratusan ribu penonton, ribuan media, photographer dan observer yang menjadi saksi lahirnya karya anak bangsa yang berhasil mewujudkan mahakarya kreatif berkelas
dunia sebagai imajinasi bagian dari keajaiban dunia. Dipresentasikan dalam 9 Defile
yakni Defile pertama sebagai Opening JFC Marching Band dengan tema Dream Sky,
Toraja, Butterfly,Thailand, Cactus, Kabuki,Mongol Apocalypse, Voyage.
|
*JFCC adalah lembaga nirlaba yang beranggotakan mereka yang perduli
pada event ini dan memikirkan pengembangan JFC ke depan yang dikelola
secara professional dan transparent dan diaudit oleh lembaga yang berwenang.
|